Sesuai dengan prinsip ekonomi dimana konsumen cenderung ingin mengeluarkan biaya semurah-murahnya untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya, hal tersebut berlaku juga dalam penjualan tiket pesawat terbang. Dimana calon penumpang cenderung akan mencari harga tiket pesawat semurah-murahnya. Tapi tidak semua orang tahu bahwa tidak ada satu travel agent pun atau pihak penjualan tiket pesawat yang bisa menjamin bahwa mereka akan bisa selalu menjual tiket pesawat paling murah.

Tiket pesawat terbang di Indonesia dijual dengan sistem yang berbeda dengan angkutan lain, misalnya kereta api, kapal atau bus. Contohnya adalah jika pada kereta api tarif untuk suatu kelas gerbong besarnya adalah tetap. Misalnya kereta api kelas bisnis untuk Surabaya-Jogja harga adalah Rp. 89.000. Maka harga kelas bisnis tersebut akan selalu sebesar itu dan tidak berubah. Begitu juga dengan kelas kereta api eksekutif dan ekonomi.


Sedangkan tiket pesawat terbang dijual dengan sistem multiclass. Di dalam kelas ekonomi (dengan airlines dan fasilitas yang sama), terdapat bermacam-macam kelas harga, mulai dari yang murah sampai yang mahal. Begitu pula dengan kelas bisnis, didalamnya terdapat bermacam-macam kelas harga.

Bahkan dalam satu airlines, untuk harga kelas ekonomi mereka bisa mempunyai lebih dari sepuluh macam harga, mulai dari yang rendah sampai yang tinggi secara bertingkat. Penentuan harga terendah yang dijual dalam satu nomor penerbangan, ditentukan oleh bagian reservasi atau tiketing dari masing-masing airlines.

Penentuan harga yang dibuka tersebut berdasarkan permintaan pasar. Jika market saat itu sedang ramai contohnya pada hari libur, maka harga yang dibuka adalah harga ekonomi tinggi. Sedangkan jika tiket pesawat sepi terjual, maka mereka akan membuka harga rendah, untuk mendongkrak penjualan.

Bagian reservasi airlines akan terus memantau perkembangan penjualan tiket dalam suatu penerbangan secara terus menerus. Jika suatu nomor penerbangan ditengarai laku keras, maka mereka akan segera menaikkan harga tiket penerbangan tersebut seketika itu juga. Atau jika dalam satu penerbangan permintaan sangat sepi, mereka bisa menurunkan harga sewaktu-waktu, bahkan saat beberapa jam sebelum pesawat berangkat.

Dengan cara tersebut, travel agent tidak akan bisa menjamin harga yang mereka berikan kepada konsumennya akan selalu terendah, meskipun mereka telah berusaha. Karena bisa saja ketika mereka menjual harga paling rendah sebuah tiket penerbangan, tiba-tiba saja dalam beberapa jam kemudian bagian reservasi airlines tersebut menurunkan harga tiket pesawat tersebut dengan pertimbangan pembelian flight tersebut masih sepi dan belum banyak yang beli.

Oleh sebab itu, mencari harga tiket pesawat paling murah tidaklah semudah yang diperkirakan. Dalam satu hari saja, contohnya pada hari Jumat (weekend), untuk tiket Surabaya-Jakarta, harga tiket pesawat pagi cenderung lebih murah dibandingkan dengan tiket pesawat sore hari dalam kelas yang sama. Alasannya sederhana, pada hari Jumat sore hari maka banyak pegawai kantor yang pulang ke rumah mereka untuk liburan.

Hal tersebut bisa juga terlihat jelas pada hari Senin pagi, dimana banyak penumpang yang akan mulai bekerja di kantor mereka. Harga tiket pesawat Surabaya-Jakarta pagi hari akan cenderung lebih mahal dibandingkan dengan harga tiket pesawat sore hari.

Harga tiket yang fluktuatif mengikuti permintaan market itulah yang membuat travel agent tidak dapat menjamin akan selalu bisa menjual tiket harga termurah. Harga murah yang mereka berikan ke konsumen mereka sangat tergantung pada hari, tanggal, jam, nomor penerbangan, market, perkiraan bagian reservasi airlines dan lain-lain.

Oleh sebab itu, meskipun sebagai konsumen kita berhak mencari harga tiket semurah-murahnya, rasanya tidak bijak jika kita menghabiskan waktu, energi, pulsa telepon dan lain-lain untuk mencari tiket yang paling murah, padahal patokan harga tiket pesawat tidak jelas. Maksudnya adalah, jika harga tiket pesawat paling murah yang diberikan oleh travel langganan kita sudah cocok dengan budget, schedule dan kepentingan kita, tidak ada salahnya jika kita beli dengan senang hati. Meskipun harga tersebut nantinya akan turun atau bahkan malah akan naik menjadi lebih mahal.
Sesuai dengan prinsip ekonomi dimana konsumen cenderung ingin mengeluarkan biaya semurah-murahnya untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya, hal tersebut berlaku juga dalam penjualan tiket pesawat terbang. Dimana calon penumpang cenderung akan mencari harga tiket pesawat semurah-murahnya. Tapi tidak semua orang tahu bahwa tidak ada satu travel agent pun atau pihak penjualan tiket pesawat yang bisa menjamin bahwa mereka akan bisa selalu menjual tiket pesawat paling murah.

Tiket pesawat terbang di Indonesia dijual dengan sistem yang berbeda dengan angkutan lain, misalnya kereta api, kapal atau bus. Contohnya adalah jika pada kereta api tarif untuk suatu kelas gerbong besarnya adalah tetap. Misalnya kereta api kelas bisnis untuk Surabaya-Jogja harga adalah Rp. 89.000. Maka harga kelas bisnis tersebut akan selalu sebesar itu dan tidak berubah. Begitu juga dengan kelas kereta api eksekutif dan ekonomi.


Sedangkan tiket pesawat terbang dijual dengan sistem multiclass. Di dalam kelas ekonomi (dengan airlines dan fasilitas yang sama), terdapat bermacam-macam kelas harga, mulai dari yang murah sampai yang mahal. Begitu pula dengan kelas bisnis, didalamnya terdapat bermacam-macam kelas harga.

Bahkan dalam satu airlines, untuk harga kelas ekonomi mereka bisa mempunyai lebih dari sepuluh macam harga, mulai dari yang rendah sampai yang tinggi secara bertingkat. Penentuan harga terendah yang dijual dalam satu nomor penerbangan, ditentukan oleh bagian reservasi atau tiketing dari masing-masing airlines.

Penentuan harga yang dibuka tersebut berdasarkan permintaan pasar. Jika market saat itu sedang ramai contohnya pada hari libur, maka harga yang dibuka adalah harga ekonomi tinggi. Sedangkan jika tiket pesawat sepi terjual, maka mereka akan membuka harga rendah, untuk mendongkrak penjualan.

Bagian reservasi airlines akan terus memantau perkembangan penjualan tiket dalam suatu penerbangan secara terus menerus. Jika suatu nomor penerbangan ditengarai laku keras, maka mereka akan segera menaikkan harga tiket penerbangan tersebut seketika itu juga. Atau jika dalam satu penerbangan permintaan sangat sepi, mereka bisa menurunkan harga sewaktu-waktu, bahkan saat beberapa jam sebelum pesawat berangkat.

Dengan cara tersebut, travel agent tidak akan bisa menjamin harga yang mereka berikan kepada konsumennya akan selalu terendah, meskipun mereka telah berusaha. Karena bisa saja ketika mereka menjual harga paling rendah sebuah tiket penerbangan, tiba-tiba saja dalam beberapa jam kemudian bagian reservasi airlines tersebut menurunkan harga tiket pesawat tersebut dengan pertimbangan pembelian flight tersebut masih sepi dan belum banyak yang beli.

Oleh sebab itu, mencari harga tiket pesawat paling murah tidaklah semudah yang diperkirakan. Dalam satu hari saja, contohnya pada hari Jumat (weekend), untuk tiket Surabaya-Jakarta, harga tiket pesawat pagi cenderung lebih murah dibandingkan dengan tiket pesawat sore hari dalam kelas yang sama. Alasannya sederhana, pada hari Jumat sore hari maka banyak pegawai kantor yang pulang ke rumah mereka untuk liburan.

Hal tersebut bisa juga terlihat jelas pada hari Senin pagi, dimana banyak penumpang yang akan mulai bekerja di kantor mereka. Harga tiket pesawat Surabaya-Jakarta pagi hari akan cenderung lebih mahal dibandingkan dengan harga tiket pesawat sore hari.

Harga tiket yang fluktuatif mengikuti permintaan market itulah yang membuat travel agent tidak dapat menjamin akan selalu bisa menjual tiket harga termurah. Harga murah yang mereka berikan ke konsumen mereka sangat tergantung pada hari, tanggal, jam, nomor penerbangan, market, perkiraan bagian reservasi airlines dan lain-lain.

Oleh sebab itu, meskipun sebagai konsumen kita berhak mencari harga tiket semurah-murahnya, rasanya tidak bijak jika kita menghabiskan waktu, energi, pulsa telepon dan lain-lain untuk mencari tiket yang paling murah, padahal patokan harga tiket pesawat tidak jelas. Maksudnya adalah, jika harga tiket pesawat paling murah yang diberikan oleh travel langganan kita sudah cocok dengan budget, schedule dan kepentingan kita, tidak ada salahnya jika kita beli dengan senang hati. Meskipun harga tersebut nantinya akan turun atau bahkan malah akan naik menjadi lebih mahal.

Post a Comment

 
Top

Powered by themekiller.com