Banyak orang yang mengatakan bahwa tahun 2012 ini adalah menjadi tahun Sistem Operasi besutan Google, yaitu Android. Akan tetapi persaingan bukan hanya terjadi pada OS (Operating System) saja, akan tetapi juga terjadi pada hadware dan fitur yang menjadi andalan pada setiap gadget yang dihasilkan oleh para vendor. Persaingan antar vendor untuk OS yang sama-sama menggunakan Android terjadi sangat sengit karena panyaknya ponsel yang menggunakan OS Android, dan mengharuskan produsen untuk bisa tampil berbeda sekaligus lebih baik dibandingkan dengan vendor yang lain.


Membahas ponsel Android lebih rumit dan luas dibandingkan dengan ponsel BlackBerry atau iPhone. Fenomena baru yang muncul sekarang ini adalah kemampuan prosesor yang lebih baik untuk mendukung begitu kompleks dan berkembangnya OS Android. Brand terkenal seperti Samsung, LG dan HTC mulai menggunakan prosesor Dual Core untuk memperkuat prosesor bagi ponsel mereka.

Seperti halnya pada sebuah PC atau notebook, salah satu tujuan penggunaan Dual Core adalah agar kemampuan memproses data menjadi lebih cepat, terutama kebutuhan yang membutuhkan kekuatan prosesor lebih besar seperti untuk bisnis atau game. Game-game terbaru tidak hanya membutuhkan VGA yang baik untuk visual, akan tetapi dukungan dari posesor Dual Core adalah sama pentingnya agar game bisa dimainkan dengan lancar.

Walaupun banyak vendor yang belum mengusung visual 3D tanpa kacamata, bagi yang sudah menggunakan fitur ini sangat membutuhkan prosesor yang kuat. Contohnya saja ponsel 3D yang ada di market saat ini seperti LG P920 Optimus 3D dan HTC Evo 3D. Kedua ponsel tersebut sudah menggunakan prosesor Dual Core.


Fenomena ponsel menggunakan Dual Core diawali oleh dua vendor raksasa yaitu LG dan HTC. HTC Sensation dan LG Optimus 2X adalah ponsel sebagai pioner kehadiran generasi Android Dual Core. pada awalnya ponsel Dual Core tersebut belum mendapatkan respon yang bagus, karena harga yang relatif lebih mahal dan kebutuhan ponsel yang belum begitu berkembang. Akan tetapi seiring waktu berjalan, update OS mulai membutuhkan prosesor yang mempunyai kualifikasi mampu multitasking dengan lancar. Saat inilah mulai dirasakan kebutuhan prosesor Dual Core.

Sementara itu di Indonesia prosesor ini mulai digunakan oleh vendor lokal untuk memperkuat fitur pada ponsel mereka seperti HP TV, layar sentuh dan Dual SIM. K-touch W700 adalah salah satu nama yang muncul dan akan menggunakan prosesor Dual Core di dalamnya. Walaupun vendor lokal, spesifikasi yang ada di dalam product tersebut tidak bisa dianggap remeh. Karena dalam otak K-touch W700 tertanam Dual Core 1 GHz NVIDIA Tegra 2, yang bisa dijadikan jaminan mampu ber-multitasking dengan stabil untuk membuka beberapa aplikasi secara bersamaan.


Sedikit kekurangan pada ponsel tersebut adalah penggunaan OS yang baru sebatas Android Froyo, yang bisa diupgrade ke Android Gingerbread. Kehadiran K-touch W700 dengan prosesor Dual Core mereka bisa menjadi indikasi bahwa kemungkinan besar dalam waktu dekat akan semakin banyak vendor yang bersaing dengan memproduksi ponsel dengan kualifikasi sejenis, baik vendor luar maupun vendor lokal.
Banyak orang yang mengatakan bahwa tahun 2012 ini adalah menjadi tahun Sistem Operasi besutan Google, yaitu Android. Akan tetapi persaingan bukan hanya terjadi pada OS (Operating System) saja, akan tetapi juga terjadi pada hadware dan fitur yang menjadi andalan pada setiap gadget yang dihasilkan oleh para vendor. Persaingan antar vendor untuk OS yang sama-sama menggunakan Android terjadi sangat sengit karena panyaknya ponsel yang menggunakan OS Android, dan mengharuskan produsen untuk bisa tampil berbeda sekaligus lebih baik dibandingkan dengan vendor yang lain.


Membahas ponsel Android lebih rumit dan luas dibandingkan dengan ponsel BlackBerry atau iPhone. Fenomena baru yang muncul sekarang ini adalah kemampuan prosesor yang lebih baik untuk mendukung begitu kompleks dan berkembangnya OS Android. Brand terkenal seperti Samsung, LG dan HTC mulai menggunakan prosesor Dual Core untuk memperkuat prosesor bagi ponsel mereka.

Seperti halnya pada sebuah PC atau notebook, salah satu tujuan penggunaan Dual Core adalah agar kemampuan memproses data menjadi lebih cepat, terutama kebutuhan yang membutuhkan kekuatan prosesor lebih besar seperti untuk bisnis atau game. Game-game terbaru tidak hanya membutuhkan VGA yang baik untuk visual, akan tetapi dukungan dari posesor Dual Core adalah sama pentingnya agar game bisa dimainkan dengan lancar.

Walaupun banyak vendor yang belum mengusung visual 3D tanpa kacamata, bagi yang sudah menggunakan fitur ini sangat membutuhkan prosesor yang kuat. Contohnya saja ponsel 3D yang ada di market saat ini seperti LG P920 Optimus 3D dan HTC Evo 3D. Kedua ponsel tersebut sudah menggunakan prosesor Dual Core.


Fenomena ponsel menggunakan Dual Core diawali oleh dua vendor raksasa yaitu LG dan HTC. HTC Sensation dan LG Optimus 2X adalah ponsel sebagai pioner kehadiran generasi Android Dual Core. pada awalnya ponsel Dual Core tersebut belum mendapatkan respon yang bagus, karena harga yang relatif lebih mahal dan kebutuhan ponsel yang belum begitu berkembang. Akan tetapi seiring waktu berjalan, update OS mulai membutuhkan prosesor yang mempunyai kualifikasi mampu multitasking dengan lancar. Saat inilah mulai dirasakan kebutuhan prosesor Dual Core.

Sementara itu di Indonesia prosesor ini mulai digunakan oleh vendor lokal untuk memperkuat fitur pada ponsel mereka seperti HP TV, layar sentuh dan Dual SIM. K-touch W700 adalah salah satu nama yang muncul dan akan menggunakan prosesor Dual Core di dalamnya. Walaupun vendor lokal, spesifikasi yang ada di dalam product tersebut tidak bisa dianggap remeh. Karena dalam otak K-touch W700 tertanam Dual Core 1 GHz NVIDIA Tegra 2, yang bisa dijadikan jaminan mampu ber-multitasking dengan stabil untuk membuka beberapa aplikasi secara bersamaan.


Sedikit kekurangan pada ponsel tersebut adalah penggunaan OS yang baru sebatas Android Froyo, yang bisa diupgrade ke Android Gingerbread. Kehadiran K-touch W700 dengan prosesor Dual Core mereka bisa menjadi indikasi bahwa kemungkinan besar dalam waktu dekat akan semakin banyak vendor yang bersaing dengan memproduksi ponsel dengan kualifikasi sejenis, baik vendor luar maupun vendor lokal.

Post a Comment

 
Top

Powered by themekiller.com