Sebuah penelitian menunjukkan, adegan seksual dalam sebuah film lebih merusak remaja seperti halnya Film porno. Hal ini pada akhirnya meningkatkan perilaku seksual sejak seseorang masih berusia muda. Survei tersebut dilakukan pada tahun 1950-2006 dan menemukan bahwa 84% dari film umum berisi konten seksual. Penelitian yang dilakukan pada 700 judul film Box Office, diataranya American Pie, serial 007, Austin Powers dan sebagainya.

Para peneliti dari Dartmouth College di New Hampshire, anak-anak lebih rentan terhadap peningkatan perilaku seksual karena adegan seks dalam sebuah film umum. Ini termasuk eksploitasi adegan seks vulgar dan adegan ciuman.

"Remaja yang terpapar konten seksual lebih di film cenderung ingin meniru dan membawa adegan tersebut dalam kehidupan sehari – hari. Meski kadang, adegan tersebut menyimpang dan dilakukan dengan kurang benar (tanpa kondom)," kata Dr Ross O'Hara, yang memimpin penelitian ini.

Untuk itu, dia menjelaskan bahwa orangtua perlu membatasi anak-anak mereka dari melihat konten seksual dalam film pada usia muda. Hasil ini sudah dilaporkan dalam Jurnal Psychological Science, yang telah mempelajari 1228 anak-anak berusia antara 12 dan 14 kemudian dianalisis perilaku seksual mereka enam tahun kemudian.

Dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa, paparan konten seksual pada film bisa meningkatkan lima kali keinginan remaja untuk melakukan kegiatan seksual. Dan kemungkinan besar, mereka sering kehilangan keperawanan dan keperjakaan mereka dalam waktu enam tahun kedepan.

Menurut Dr O'Hara, untuk sementara hal ini lebih berpengaruh pada setengah dari remaja menggunakan film dan media sebagai "sumber terbesar dari informasi seksual". Meski pada akhirnya, mereka banyak yang tidak bisa membedakan antara apa yang mereka lihat di layar dan apa yang mereka hadapi dalam kehidupan nyata.
Sebuah penelitian menunjukkan, adegan seksual dalam sebuah film lebih merusak remaja seperti halnya Film porno. Hal ini pada akhirnya meningkatkan perilaku seksual sejak seseorang masih berusia muda. Survei tersebut dilakukan pada tahun 1950-2006 dan menemukan bahwa 84% dari film umum berisi konten seksual. Penelitian yang dilakukan pada 700 judul film Box Office, diataranya American Pie, serial 007, Austin Powers dan sebagainya.

Para peneliti dari Dartmouth College di New Hampshire, anak-anak lebih rentan terhadap peningkatan perilaku seksual karena adegan seks dalam sebuah film umum. Ini termasuk eksploitasi adegan seks vulgar dan adegan ciuman.

"Remaja yang terpapar konten seksual lebih di film cenderung ingin meniru dan membawa adegan tersebut dalam kehidupan sehari – hari. Meski kadang, adegan tersebut menyimpang dan dilakukan dengan kurang benar (tanpa kondom)," kata Dr Ross O'Hara, yang memimpin penelitian ini.

Untuk itu, dia menjelaskan bahwa orangtua perlu membatasi anak-anak mereka dari melihat konten seksual dalam film pada usia muda. Hasil ini sudah dilaporkan dalam Jurnal Psychological Science, yang telah mempelajari 1228 anak-anak berusia antara 12 dan 14 kemudian dianalisis perilaku seksual mereka enam tahun kemudian.

Dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa, paparan konten seksual pada film bisa meningkatkan lima kali keinginan remaja untuk melakukan kegiatan seksual. Dan kemungkinan besar, mereka sering kehilangan keperawanan dan keperjakaan mereka dalam waktu enam tahun kedepan.

Menurut Dr O'Hara, untuk sementara hal ini lebih berpengaruh pada setengah dari remaja menggunakan film dan media sebagai "sumber terbesar dari informasi seksual". Meski pada akhirnya, mereka banyak yang tidak bisa membedakan antara apa yang mereka lihat di layar dan apa yang mereka hadapi dalam kehidupan nyata.

Post a Comment

 
Top

Powered by themekiller.com