Penduduk New York saat ini dapat mengagumi patung Christopher Columbus yang berada di kota secara dekat dan personal, sangat dekat yang mana berada di dalam sebuah ruang apartemen. Dimulai pada Kamis dan dijalankan pada 18 November, para pengunjung dapat memasuki apartemen "Discovering Columbus" yang dibangun di sekitar patung tersebut, berlokasi di pusat kota Columbus Circle, oleh seniman Jepang, Tatzu Nishi.

Apartemen dengan luas 74 meter persegi, dibangun dari tanah dengan jaringan, dilengkapi sofa besar, satu set televisi dan koleksi buku. Proyek seni tersebut bernilai 1,5 juta dolar Amerika (sekitar Rp14,2 triliun) dari Public Art Fund, sebuah organisasi yang mempresentasikan seni kontemporer di ruang publik kota.

"Selalu ada cara untuk melihat sesuatu yang kamu pikirkan, yang kamu tahu dari cara pandang yang berbeda," ujar Nishi kepada AFP. "Sampai saat itu, patung merupakan sebuah figur kecil. Saat ini mereka dapat melihatnya dari dekat," ujarnya.

Nishi dikenal dengan struktur bangunan sementaranya yang menempatkan monumen bersejarah dari dekat, lingkungan domestik. Para pejabat kota New York mengatakan bahwa mereka berharap untuk menginvestasikan satu juta dolar Amerika (sekitar Rp 9,5 miliar) dalam memulihkan ketenaran patung Colombus, yang dibangun pada 1892 oleh pematung Italia, Gaetano Russo.
Penduduk New York saat ini dapat mengagumi patung Christopher Columbus yang berada di kota secara dekat dan personal, sangat dekat yang mana berada di dalam sebuah ruang apartemen. Dimulai pada Kamis dan dijalankan pada 18 November, para pengunjung dapat memasuki apartemen "Discovering Columbus" yang dibangun di sekitar patung tersebut, berlokasi di pusat kota Columbus Circle, oleh seniman Jepang, Tatzu Nishi.

Apartemen dengan luas 74 meter persegi, dibangun dari tanah dengan jaringan, dilengkapi sofa besar, satu set televisi dan koleksi buku. Proyek seni tersebut bernilai 1,5 juta dolar Amerika (sekitar Rp14,2 triliun) dari Public Art Fund, sebuah organisasi yang mempresentasikan seni kontemporer di ruang publik kota.

"Selalu ada cara untuk melihat sesuatu yang kamu pikirkan, yang kamu tahu dari cara pandang yang berbeda," ujar Nishi kepada AFP. "Sampai saat itu, patung merupakan sebuah figur kecil. Saat ini mereka dapat melihatnya dari dekat," ujarnya.

Nishi dikenal dengan struktur bangunan sementaranya yang menempatkan monumen bersejarah dari dekat, lingkungan domestik. Para pejabat kota New York mengatakan bahwa mereka berharap untuk menginvestasikan satu juta dolar Amerika (sekitar Rp 9,5 miliar) dalam memulihkan ketenaran patung Colombus, yang dibangun pada 1892 oleh pematung Italia, Gaetano Russo.

Post a Comment

 
Top

Powered by themekiller.com