Pemilik ponsel cerdas di Amerika Serikat yang menggunakan aplikasi berbagi foto Instagram lebih banyak jumlahnya dibandingkan yang menggunakan Twitter selama Agustus. Rata-rata 7,3 juta pengguna ponsel cerdas Amerika mengakses Instagram setiap hari, menurut laporan ComScore. Sementara rata-rata 6,87 juta pengguna ponsel cerdas di negara itu mengakses Twitter setiap hari.

Pemilik ponsel juga menggunakan waktu lebih banyak di Instagram dibandingkan di Twitter. Pengguna Instagram rata-rata menghabiskan 257 menit mengakses Instagram pada Agustus, dibandingkan dengan 169,9 menit dihabiskan di Twitter.

Berita ini tentunya menggembirakan bagi Facebook, yang terus bersaing dengan Twitter untuk pasar seluler yang menggiurkan. Perusahaan Mark Zuckerberg ini membeli jaringan sosial tersebut senilai US$ 715 juta (Rp 6,8 triliun) baru-baru ini, yang memicu tuduhan "penggelembungan" di Silicon Valley. Mike Isaac dari AllThingsD mengatakan kesepakatan itu merupakan langkah besar bagi Instagram. "Untuk sejumlah alasan, ini adalah kesepakatan yang cukup besar," begitu tulisnya.

Namun, jumlah pengunjung unik ke Twitter sepanjang Agustus lebih tinggi dibandingkan dengan pengunjung Instagram. Twitter mencatat 29 juta pengunjung unik ke situs itu, dibandingkan dengan Instagram yang menerima hampir 22 juta pengunjung.

Awal bulan ini Facebook menyelesaikan pembelian Instagram, menurut pendiri Instagram. Situs jejaring sosial itu menawar US$ 1 miliar (Rp 9,5 triliun) untuk Instagram pada April, dan mendapat lampu hijau atas kesepakatan itu dari regulator AS pada akhir Agustus.

Tapi, setelah penurunan tajam saham Facebook sejak go public pada Mei, tawaran tunai ditambah saham berakhir menjadi senilai sekitar US$ 700 juta. "Sangat senang mengumumkan bahwa kami sekarang resmi bergabung dengan keluarga Facebook," tulis pendiri Instagram Kevin Systrom dalam posting Facebook pada saat itu. "Instagram terus tumbuh dan berhasil melampaui apa yang pernah kami bayangkan, dan kami sangat bangga dengan pencapaian tim. Saya menikmati bab berikutnya dari perjalanan panjang ini," ujarnya.
Pemilik ponsel cerdas di Amerika Serikat yang menggunakan aplikasi berbagi foto Instagram lebih banyak jumlahnya dibandingkan yang menggunakan Twitter selama Agustus. Rata-rata 7,3 juta pengguna ponsel cerdas Amerika mengakses Instagram setiap hari, menurut laporan ComScore. Sementara rata-rata 6,87 juta pengguna ponsel cerdas di negara itu mengakses Twitter setiap hari.

Pemilik ponsel juga menggunakan waktu lebih banyak di Instagram dibandingkan di Twitter. Pengguna Instagram rata-rata menghabiskan 257 menit mengakses Instagram pada Agustus, dibandingkan dengan 169,9 menit dihabiskan di Twitter.

Berita ini tentunya menggembirakan bagi Facebook, yang terus bersaing dengan Twitter untuk pasar seluler yang menggiurkan. Perusahaan Mark Zuckerberg ini membeli jaringan sosial tersebut senilai US$ 715 juta (Rp 6,8 triliun) baru-baru ini, yang memicu tuduhan "penggelembungan" di Silicon Valley. Mike Isaac dari AllThingsD mengatakan kesepakatan itu merupakan langkah besar bagi Instagram. "Untuk sejumlah alasan, ini adalah kesepakatan yang cukup besar," begitu tulisnya.

Namun, jumlah pengunjung unik ke Twitter sepanjang Agustus lebih tinggi dibandingkan dengan pengunjung Instagram. Twitter mencatat 29 juta pengunjung unik ke situs itu, dibandingkan dengan Instagram yang menerima hampir 22 juta pengunjung.

Awal bulan ini Facebook menyelesaikan pembelian Instagram, menurut pendiri Instagram. Situs jejaring sosial itu menawar US$ 1 miliar (Rp 9,5 triliun) untuk Instagram pada April, dan mendapat lampu hijau atas kesepakatan itu dari regulator AS pada akhir Agustus.

Tapi, setelah penurunan tajam saham Facebook sejak go public pada Mei, tawaran tunai ditambah saham berakhir menjadi senilai sekitar US$ 700 juta. "Sangat senang mengumumkan bahwa kami sekarang resmi bergabung dengan keluarga Facebook," tulis pendiri Instagram Kevin Systrom dalam posting Facebook pada saat itu. "Instagram terus tumbuh dan berhasil melampaui apa yang pernah kami bayangkan, dan kami sangat bangga dengan pencapaian tim. Saya menikmati bab berikutnya dari perjalanan panjang ini," ujarnya.

Post a Comment

 
Top

Powered by themekiller.com