Pangeran Harry selamat dari serangan pasukan militan Taliban di Afghanistan. Ahli waris ketiga Kerajaan Inggris Pangeran Harry yang tengah bertugas sebagai pilot helikopter militer itu selamat dari sebuah serangan di pos militer Inggris di Afghanistan selatan. Sementara, dua tentara AS yang sedang bertugas di markas itu tewas akibat terkena tembakan roket, granat, dan letupan senjata api.

Lokasi penyerangan tersebut sangat dekat dengan tempat Harry bertugas, yakni di Camp Bastion. Pangeran Harry (28) akan bertugas di Afghanistan selama empat bulan. Juru bicara Taliban menyatakan serangan tersebut memang ditujukan untuk Pangeran Harry. Mereka berniat untuk membunuh Harry sejak sang pangeran bertugas di Afghanistan. Terlebih lagi, sejak beredarnya trailer film "Innocence of Muslims" yang dinilai melecehkan Nabi Muhammad.

"Motif dari serangan kami karena adanya Pangeran Harry. Kami ingin menunjukkan kemarahan kami. Ribuan militan dengan serangan bom bunuh diri siap menyerang militer Barat sejak penghinaan terhadap Nabi Muhammad," kata juru bicara tersebut, seperti dikutip dari TMZ, Ahad (16/9). Sementara itu, kendati Pangeran Harry sedang dalam ancaman bahaya, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan tidak akan menghentikan, ataupun mengurangi masa tugas Harry di Afghanistan.
Pangeran Harry selamat dari serangan pasukan militan Taliban di Afghanistan. Ahli waris ketiga Kerajaan Inggris Pangeran Harry yang tengah bertugas sebagai pilot helikopter militer itu selamat dari sebuah serangan di pos militer Inggris di Afghanistan selatan. Sementara, dua tentara AS yang sedang bertugas di markas itu tewas akibat terkena tembakan roket, granat, dan letupan senjata api.

Lokasi penyerangan tersebut sangat dekat dengan tempat Harry bertugas, yakni di Camp Bastion. Pangeran Harry (28) akan bertugas di Afghanistan selama empat bulan. Juru bicara Taliban menyatakan serangan tersebut memang ditujukan untuk Pangeran Harry. Mereka berniat untuk membunuh Harry sejak sang pangeran bertugas di Afghanistan. Terlebih lagi, sejak beredarnya trailer film "Innocence of Muslims" yang dinilai melecehkan Nabi Muhammad.

"Motif dari serangan kami karena adanya Pangeran Harry. Kami ingin menunjukkan kemarahan kami. Ribuan militan dengan serangan bom bunuh diri siap menyerang militer Barat sejak penghinaan terhadap Nabi Muhammad," kata juru bicara tersebut, seperti dikutip dari TMZ, Ahad (16/9). Sementara itu, kendati Pangeran Harry sedang dalam ancaman bahaya, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan tidak akan menghentikan, ataupun mengurangi masa tugas Harry di Afghanistan.

Post a Comment

 
Top

Powered by themekiller.com