Jumlah penduduk Suriah yang melarikan diri dari konflik di negara mereka dan yang mencari perlindungan di turki, saat ini melebihi 100.000 orang, ujar sebuah lembaga bencana Turki pada Senin. Turki merupakan rumah bagi 100.363 pengungsi yang dimukimkan di beberapa kamp di wilayah tenggara sepanjang perbatasan Suriah, ujar lembaga bencana AFAD dalam sebuah pernyataan.

Beberapa ribu lebih diperkirakan belum tercatat dan berada di hotel-hotel atau apartemen di negara tersebut. Turki, lawan sengit rezim di Damaskus, mengatakan pihaknya dapat mengatasi tidak lebih dari 100.000 pengungsi, dan mengimbau zona aman untuk melindungi orang-orang di tanah Suriah.

Para pejabat Turki mengatakan, bagaimanapun, bahwa Ankara tidak membuka pintu bagi para pengungsi jika jumlahnya melebihi batas yang telah ditetapkan. Menteri Urusan Uni Eropa Negara mengimbau Eropa pada Senin untuk dapat lebih membantu Turki dalam menangani lonjakan pengungsi, menuduh blok tersebut lebih terpaku pada penanganan krisis utangnya.

"Eropa harus mulai memikirkan tentang orang-orang yang melarikan diri dari Suriah menuju Turki," ujar Egemen Bagis dalam wawancara dengan surat kabar harian Jerman, Die Welt. "Eropa telah membantu orang-orang yang membutuhkan tempat yang aman. Ini waktu untuk Eropa untuk membantu," tambahnya.
Jumlah penduduk Suriah yang melarikan diri dari konflik di negara mereka dan yang mencari perlindungan di turki, saat ini melebihi 100.000 orang, ujar sebuah lembaga bencana Turki pada Senin. Turki merupakan rumah bagi 100.363 pengungsi yang dimukimkan di beberapa kamp di wilayah tenggara sepanjang perbatasan Suriah, ujar lembaga bencana AFAD dalam sebuah pernyataan.

Beberapa ribu lebih diperkirakan belum tercatat dan berada di hotel-hotel atau apartemen di negara tersebut. Turki, lawan sengit rezim di Damaskus, mengatakan pihaknya dapat mengatasi tidak lebih dari 100.000 pengungsi, dan mengimbau zona aman untuk melindungi orang-orang di tanah Suriah.

Para pejabat Turki mengatakan, bagaimanapun, bahwa Ankara tidak membuka pintu bagi para pengungsi jika jumlahnya melebihi batas yang telah ditetapkan. Menteri Urusan Uni Eropa Negara mengimbau Eropa pada Senin untuk dapat lebih membantu Turki dalam menangani lonjakan pengungsi, menuduh blok tersebut lebih terpaku pada penanganan krisis utangnya.

"Eropa harus mulai memikirkan tentang orang-orang yang melarikan diri dari Suriah menuju Turki," ujar Egemen Bagis dalam wawancara dengan surat kabar harian Jerman, Die Welt. "Eropa telah membantu orang-orang yang membutuhkan tempat yang aman. Ini waktu untuk Eropa untuk membantu," tambahnya.

Post a Comment

 
Top

Powered by themekiller.com