Sebastien Loeb memastikan dirinya meraih gelar juara dunia reli untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut. Pereli Citroen ini telah mengunci gelar setelah meraih kemenangan di Reli Prancis.

Meski masih menyisakan dua agenda balap tersisa pada musim ini, namun pereli legendaris Prancis itu telah memastikan gelarnya. Kemenangannya di Reli Prancis membuat Loeb sudah  tidak terkejar di klasemen keseluruhan.

Timnya, Citroen, juga memastikan diri meraih gelar konstruktor untuk kedelapan kalinya. Kemenangan Loeb di kandangnya sendiri, Haguenau di Alsace, mendorong dirinya mengumpulkan total 244 poin di klasemen pereli. Sedangkan rekan setimnya, Mikko Hirvonen, yang finis di urutan ketiga, hanya mengumpulkan 173 poin dan kehilangan peluang untuk merebut gelar juara, meski Reli Italia dan Reli Spanyol masih belum dilangsungkan.

Presiden Prancis, Francois Hollande, ikut memberi selamat pada Loeb. "Pebalap Alastia itu melakukan balapan yang sempurna di Reli Prancis, di depan masyarakat yang datang untuk merayakan putra daerah mereka," kata Hollande dalam pernyataannya.

Loeb memiliki keunggulan 15,5 detik atas pereli urutan kedua, Jari-Matti Latvala yang mengendarai Ford Focus, sedangkan Hirvonen berselisih 44 detik di urutan ketiga. Ia sangat dominan sejak memenangi reli pertamanya dari 75 reli perdana di Jerman pada 2002, empat tahun setelah ia melakukan debut di kejuaraan reli dunia di Katalan. Gelar pertama pereli 34 tahun ini didapat pada 2004, dan sejak saat itu ia selalu menjadi juara reli pada setiap musim.

Selain rekor sembilan gelarnya, Loeb juga memegang rekor untuk kemenangan berturut-turut terbanyak (enam), kemenangan terbanyak sepanjang musim (11 kemenangan pada 2008), kemenangan terbanyak dalam reli spesifik (sembilan kemenangan di Jerman), terbanyak naik podium (111), dan finis di podium berturut-turut terbanyak (15 kali antara Sardinia pada 2008 dan Argentina pada 2009).
Sebastien Loeb memastikan dirinya meraih gelar juara dunia reli untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut. Pereli Citroen ini telah mengunci gelar setelah meraih kemenangan di Reli Prancis.

Meski masih menyisakan dua agenda balap tersisa pada musim ini, namun pereli legendaris Prancis itu telah memastikan gelarnya. Kemenangannya di Reli Prancis membuat Loeb sudah  tidak terkejar di klasemen keseluruhan.

Timnya, Citroen, juga memastikan diri meraih gelar konstruktor untuk kedelapan kalinya. Kemenangan Loeb di kandangnya sendiri, Haguenau di Alsace, mendorong dirinya mengumpulkan total 244 poin di klasemen pereli. Sedangkan rekan setimnya, Mikko Hirvonen, yang finis di urutan ketiga, hanya mengumpulkan 173 poin dan kehilangan peluang untuk merebut gelar juara, meski Reli Italia dan Reli Spanyol masih belum dilangsungkan.

Presiden Prancis, Francois Hollande, ikut memberi selamat pada Loeb. "Pebalap Alastia itu melakukan balapan yang sempurna di Reli Prancis, di depan masyarakat yang datang untuk merayakan putra daerah mereka," kata Hollande dalam pernyataannya.

Loeb memiliki keunggulan 15,5 detik atas pereli urutan kedua, Jari-Matti Latvala yang mengendarai Ford Focus, sedangkan Hirvonen berselisih 44 detik di urutan ketiga. Ia sangat dominan sejak memenangi reli pertamanya dari 75 reli perdana di Jerman pada 2002, empat tahun setelah ia melakukan debut di kejuaraan reli dunia di Katalan. Gelar pertama pereli 34 tahun ini didapat pada 2004, dan sejak saat itu ia selalu menjadi juara reli pada setiap musim.

Selain rekor sembilan gelarnya, Loeb juga memegang rekor untuk kemenangan berturut-turut terbanyak (enam), kemenangan terbanyak sepanjang musim (11 kemenangan pada 2008), kemenangan terbanyak dalam reli spesifik (sembilan kemenangan di Jerman), terbanyak naik podium (111), dan finis di podium berturut-turut terbanyak (15 kali antara Sardinia pada 2008 dan Argentina pada 2009).

Post a Comment

 
Top

Powered by themekiller.com