Banyak orang yang merasa khawatir akan mengeluarkan biaya yang lebih banyak, jika membeli mobil bekas taksi. Padahal mobil bekas taksi bisa menjadi solusi bagi orang yang membutuhkan mobil dengan harga yang lebih ekonomis, tetapi kualitas cukup baik dengan sumber pembelian yang jelas karena pernah dimiliki oleh perusahaan taksi. Alasan enggan membeli mobil bekas taksi mungkin karena gengsi. Namun, kita bisa mengecat ulang mobil bekas taksi tersebut sehingga tampil lebih baru.

Biasanya, harga mobil bekas taksi berkisar antara Rp. 60-80 juta. Harga ini cukup murah jika dibandingkan dengan mobil bekas bermerek lainnya. Mobil yang dijadikan taksi, umumnya merupakan mobil yang hemat bahan bakar dan cukup tangguh untuk melintasi medan yang cukup jauh. Bila perusahaan taksi cukup kredibel, perawatannya pun terbilang baik. Rata-rata umur armada yang digunakan mereka juga masih muda, dengan kisaran usia pakai lima tahun.

Hanya saja, beberapa komponen mobil tersebut ada yang perlu diganti, karena aus. Kondisi kaki-kaki mobil juga kurang empuk. Apabila dijual kembali, harga mobil tersebut bisa turun. Kita juga perlu lebih teliti dalam mencermati interior dan eksterior mobil. Akan tetapi, sebagai salah satu alat tranportasi pribadi, mobil bekas taksi tetap bisa dijadikan sebagai alternatif pilihan.

Saat memilih
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli mobil bekas taksi. Pertama adalah mengenal reputasi perusahaan taksi tersebut. Perusahaan taksi yang kredibel, umumnya memiliki mobil-mobil yang terawat baik. Kedua, cermati kelengkapan dan keaslian surat-surat kendaraan. Kita perlu mewaspadai perusahaan taksi yang tidak jelas dan menawarkan mobil bekas taksi dengan surat-surat yang tidak lengkap.

Ketiga adalah bagian eksterior dan interior mobil. Untuk eksterior, periksalah bodi mobil secara keseluruhan. Ada kemungkinan bodi mobil tidak mulus atau memiliki cacat seperti bekas goresan atau bahkan bekas tabrakan. Perhatikan lekukan bodi dan kerapian cat. Cat mobil bekas taksi bisa saja mengelupas atau berubah warna karena pernah mengalami kecelakaan.

Pastikan sepatbor masih rapat ke kap mesin. Periksalah lampu utama, pastikan nyala lampu masih terang. Bagian atap mobil, pastikan tidak ada bekas dempul. Caranya, ketukkan dengan jari Anda jika suara tidak nyaring, pasti bagian tersebut sudah didempul.

Untuk interior, perhatikan semua fitur di dalam mobil. Pastikan semuanya masih lengkap dan bekerja dengan baik. Interior mobil bekas taksi bisa jadi rusak karena bekas aktivitas penumpang. Oleh karena itu, Anda perlu mencermati setiap detailnya.

periksa kondisi mesin dan pastikan masih bekerja dengan baik. Suara halus, tidak ada kebocoran bahan bakar atau pelumas. Untuk memastikan kondisi mesin, lakukan test drive melewati berbagai karakter jalan untuk mengetahui kemampuan akselerasi, tenaga dan manuver. kemudikanlah dengan kecepatan tinggi, pelan, sedang, pengereman dan laluilah jalan yang ada polisi tidur.

Jangan lupa memperhatikan bagian kaki-kaki. Karena sering digunakan untuk melaju di jalan raya, bahkan hingga lebih dari 20 jam setiap harinya, kondisi kaki-kaki bisa saja berubah.

Jika belum yakin juga dengan mobil pilihan, tidak ada salahnya kita mengajak montir bengkel langganan, teman atau saudara yang lebih mengetahui soal seluk beluk mobil bekas taksi. Dengan demikian, kita akan bisa membeli mobil bekas taksi dengan lebih bijak dan puas, tentu saja dengan harga yang lebih murah tentunya.
Banyak orang yang merasa khawatir akan mengeluarkan biaya yang lebih banyak, jika membeli mobil bekas taksi. Padahal mobil bekas taksi bisa menjadi solusi bagi orang yang membutuhkan mobil dengan harga yang lebih ekonomis, tetapi kualitas cukup baik dengan sumber pembelian yang jelas karena pernah dimiliki oleh perusahaan taksi. Alasan enggan membeli mobil bekas taksi mungkin karena gengsi. Namun, kita bisa mengecat ulang mobil bekas taksi tersebut sehingga tampil lebih baru.

Biasanya, harga mobil bekas taksi berkisar antara Rp. 60-80 juta. Harga ini cukup murah jika dibandingkan dengan mobil bekas bermerek lainnya. Mobil yang dijadikan taksi, umumnya merupakan mobil yang hemat bahan bakar dan cukup tangguh untuk melintasi medan yang cukup jauh. Bila perusahaan taksi cukup kredibel, perawatannya pun terbilang baik. Rata-rata umur armada yang digunakan mereka juga masih muda, dengan kisaran usia pakai lima tahun.

Hanya saja, beberapa komponen mobil tersebut ada yang perlu diganti, karena aus. Kondisi kaki-kaki mobil juga kurang empuk. Apabila dijual kembali, harga mobil tersebut bisa turun. Kita juga perlu lebih teliti dalam mencermati interior dan eksterior mobil. Akan tetapi, sebagai salah satu alat tranportasi pribadi, mobil bekas taksi tetap bisa dijadikan sebagai alternatif pilihan.

Saat memilih
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli mobil bekas taksi. Pertama adalah mengenal reputasi perusahaan taksi tersebut. Perusahaan taksi yang kredibel, umumnya memiliki mobil-mobil yang terawat baik. Kedua, cermati kelengkapan dan keaslian surat-surat kendaraan. Kita perlu mewaspadai perusahaan taksi yang tidak jelas dan menawarkan mobil bekas taksi dengan surat-surat yang tidak lengkap.

Ketiga adalah bagian eksterior dan interior mobil. Untuk eksterior, periksalah bodi mobil secara keseluruhan. Ada kemungkinan bodi mobil tidak mulus atau memiliki cacat seperti bekas goresan atau bahkan bekas tabrakan. Perhatikan lekukan bodi dan kerapian cat. Cat mobil bekas taksi bisa saja mengelupas atau berubah warna karena pernah mengalami kecelakaan.

Pastikan sepatbor masih rapat ke kap mesin. Periksalah lampu utama, pastikan nyala lampu masih terang. Bagian atap mobil, pastikan tidak ada bekas dempul. Caranya, ketukkan dengan jari Anda jika suara tidak nyaring, pasti bagian tersebut sudah didempul.

Untuk interior, perhatikan semua fitur di dalam mobil. Pastikan semuanya masih lengkap dan bekerja dengan baik. Interior mobil bekas taksi bisa jadi rusak karena bekas aktivitas penumpang. Oleh karena itu, Anda perlu mencermati setiap detailnya.

periksa kondisi mesin dan pastikan masih bekerja dengan baik. Suara halus, tidak ada kebocoran bahan bakar atau pelumas. Untuk memastikan kondisi mesin, lakukan test drive melewati berbagai karakter jalan untuk mengetahui kemampuan akselerasi, tenaga dan manuver. kemudikanlah dengan kecepatan tinggi, pelan, sedang, pengereman dan laluilah jalan yang ada polisi tidur.

Jangan lupa memperhatikan bagian kaki-kaki. Karena sering digunakan untuk melaju di jalan raya, bahkan hingga lebih dari 20 jam setiap harinya, kondisi kaki-kaki bisa saja berubah.

Jika belum yakin juga dengan mobil pilihan, tidak ada salahnya kita mengajak montir bengkel langganan, teman atau saudara yang lebih mengetahui soal seluk beluk mobil bekas taksi. Dengan demikian, kita akan bisa membeli mobil bekas taksi dengan lebih bijak dan puas, tentu saja dengan harga yang lebih murah tentunya.

Post a Comment

 
Top

Powered by themekiller.com