Sulawesi Utara menyimpan potensi wisata bahari dan pantai yang sangat beragam. Salah satu yang terkenal adalah keindahan bawah laut Bunaken. Akan tetapi, Bunaken sebenarnya hanyalah salah satu dari sekian destinasi wisata bahari yang mempesona di propinsi bersebut. Salah satu tempat yang tidak kalah menarik, adalah Lihaga.

Lihaga adalah sebuah pulau kecil yang memiliki luas hanya 8 ha. Pulau tersebut berada dalah wilayah administrasi Kabupaten Minahasa Utara. Letaknya persis berada di ujung atas Pulau Sulawesi, yang berbentuk seperti huruf K tersebut. Jika ditarik titik-titik, Pulau Lihaga akan membuat semacam garis maya hingga ke General Santos, Davao, di Filipina. Pada garis semu itu juga terdapat Pulau Sangir Talaud, Talise, Bangka dan Gangga.

Pulau Lihaga punya keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan pulau-pulau lain di sekitarnya. Pulau tersebut memiliki pasir putih yang sehalus tepung, yang membuat pulau tersebut menggoda wisatawan untuk dikunjungi. Pulau Lihaga juga merupakan pulau tanpa penduduk, kalaupun ada hanya satu keluarga yang dipercayakan untuk menjaga pulau tersebut. Mereka itulah yang bertugas untuk membersihkan sampah yang ditinggalkan oleh pengunjung.




Untuk mencapai Lihaga dari Manado, bisa ditempuh dengan mengambil rute di Pelabuhan Likupang. Dari Manado dibutuhkan sekitar 1,5 jam berkendara. Lalu menyewa perahu yang menyeberang ke Lihaga. Sekitar 45 menit perjalanan, Lihaga sudah bisa dicapai. Sewa perahu yang bisa mengangkut 20 orang, hanya seharaga Rp 750,000.

Akan lebih baik lagi kalau kita melewati Pulau Gangga, pulau tetangga yang indah dengan sebuah resor yang dimiliki oleh orang Italia. Salah satu pemandangan yang tak terlupakan adalah dengan berjalan-jalang mengitari pulau tersebut terlebih dahulu, sebelum pengunjung singgah di pulau tersebut.
Sulawesi Utara menyimpan potensi wisata bahari dan pantai yang sangat beragam. Salah satu yang terkenal adalah keindahan bawah laut Bunaken. Akan tetapi, Bunaken sebenarnya hanyalah salah satu dari sekian destinasi wisata bahari yang mempesona di propinsi bersebut. Salah satu tempat yang tidak kalah menarik, adalah Lihaga.

Lihaga adalah sebuah pulau kecil yang memiliki luas hanya 8 ha. Pulau tersebut berada dalah wilayah administrasi Kabupaten Minahasa Utara. Letaknya persis berada di ujung atas Pulau Sulawesi, yang berbentuk seperti huruf K tersebut. Jika ditarik titik-titik, Pulau Lihaga akan membuat semacam garis maya hingga ke General Santos, Davao, di Filipina. Pada garis semu itu juga terdapat Pulau Sangir Talaud, Talise, Bangka dan Gangga.

Pulau Lihaga punya keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan pulau-pulau lain di sekitarnya. Pulau tersebut memiliki pasir putih yang sehalus tepung, yang membuat pulau tersebut menggoda wisatawan untuk dikunjungi. Pulau Lihaga juga merupakan pulau tanpa penduduk, kalaupun ada hanya satu keluarga yang dipercayakan untuk menjaga pulau tersebut. Mereka itulah yang bertugas untuk membersihkan sampah yang ditinggalkan oleh pengunjung.




Untuk mencapai Lihaga dari Manado, bisa ditempuh dengan mengambil rute di Pelabuhan Likupang. Dari Manado dibutuhkan sekitar 1,5 jam berkendara. Lalu menyewa perahu yang menyeberang ke Lihaga. Sekitar 45 menit perjalanan, Lihaga sudah bisa dicapai. Sewa perahu yang bisa mengangkut 20 orang, hanya seharaga Rp 750,000.

Akan lebih baik lagi kalau kita melewati Pulau Gangga, pulau tetangga yang indah dengan sebuah resor yang dimiliki oleh orang Italia. Salah satu pemandangan yang tak terlupakan adalah dengan berjalan-jalang mengitari pulau tersebut terlebih dahulu, sebelum pengunjung singgah di pulau tersebut.

Post a Comment

 
Top

Powered by themekiller.com