Surabaya adalah salah satu kota di Indonesia yang memiliki beragam makanan khas yang mendukung kekayaan kuliner Indonesia. Salah satunya yang terkenal lezat adalah nasi bebek. Masakan yang menyajikan nasi putih dengan daging bebek yang digoreng atau dimasak dengan bumbu spesial. 

Hampir di setiap penjuru kota ini tersebar banyak penjual nasi bebek, mulai dari kelas kaki lima, depot, mall, hingga restoran franchise. Tapi soal rasa, hanya ada tiga macam yaitu, enak, enak banget, sama enaaaaaak bangeeeettt! Ini dia daftarnya, yang bisa Anda coba kelezatannya sewaktu-waktu.

Bebek Purnama

Kalau Anda berkeliling Surabaya, anda akan dengan mudah menemukan pedagang nasi bebek kaki lima bertuliskan "Cabang Purnama". Padahal, Bebek Purnama yang asli hanya ada satu tempat dan tidak buka cabang. Lokasinya berada di jalan Dinoyo, dekat eks bioskop Purnama. Warung tersebut sudah ada sejak tahun 1990.


Menu andalannya adalah dengan racikan bumbu ala keluarga mendiang H Mardiah dan bebek kualitas pilihan. Bebek goreng disini memiliki tekstur empuk, kulit crispy sekaligus lumer di mulut, dengan rasa gurih yang khas. Supaya lebih lezat, tambahkan srundeng, yaitu yang merupakan parutan kelapa tua yang dicampur bumbu bebek dan digoreng hingga kering. Kalau kurang, pengunjung diperbolehkan nambah srundeng yang lezat ini. Sambal ulek Purnama juga cocok bagi lidah para penyuka pedas.

Alamat Bebek Purnama:
Jalan Dinoyo arah Pasar Keputran, dekat eks bioskop Purnama dan di seberang karaoke Diamond.

Jam Buka:
16:00 WIB-sampai habis.

Bebek Harissa

Bebek goreng Harissa adalah milik Bpk Wawan Sugianto. Pemilik memang gemar memasak dan meracik resep baru. Dia juga memiliki gerai Soto Wawan dan Tosoto. Pada oktober 2012 dia mendirikan Bebek Harisa yang berpusat di Jalan Ir. Soekarno, MERR, Rungkut. Restonya tampak sederhana dengan dinding bata ekspos yang menghasilkan kesan rumahan.


Stok bebek adalah suplai dari perternakan Bpk. Wawan sendiri. Bebek yang sudah dipotong lantas direbus selama empat jam untuk mengurangi lemaknya. Lalu, diungkep selama tiga jam dengan campuran bumbu.

Salah satu menu favorit di restoran ini adalah nasi talam. Terdiri atas bebek utuh berbumbu yang ditaburi irisan bawang merah, bawang putih, tomat muda, cabai rawit, cabai besar, kacang tanah dan teri medan. Porsinya cukup untuk 4 sampai 5 orang.

Rasa gurih, asin, asam dan spicy-nya memanjakan lidah pengunjung. Rempah-rempah yang digunakan untuk memperkaya vitamin, mineral dan menetralkan kolesterol, dengan tujuan tetap cukup untuk menjaga kesehatan. Begitu juga dengan minyak goreng yang digunakan, menggunakan olive oil.

Kita juga bisa memesan nasi bebek putri madura, yang merupakan porsi kecil dari nasi talam. Dinamakan bebek putri madura, karena dianggap sebagai menu yang cantik dan menarik layaknya seorang putri raja. Menu lain yang tersedia adalah bebek goreng sambel pencit, bebek sambel ijo, serta bebek rica-rica.

Alamat Bebek Harissa:
- Jl Ir. Soekarno Nomor 553, MERR, Rungkut (pusat)
- Jatim Expo/JX International, Convention Exhibition, Jl. Ahmad Yani No.99 Surabaya
- Bandara Juanda Terminal 1
- Food Court Galaxy Mall, Jl. Wali Kota Mustajab No. 47
- Gwalk, Taman Gapura Raya L6-L7, Citraland

Bebek Tepi Sawah

Pusat Bebek Tepi Sawah sebenarnya berada di Ubud, Bali. Konsepnya adalah restoran tradisional khas pedesaan Bali yang terletak di tepi sawah. Sejak Desember 2015, Bebek Tepi Sawah membuka frenchise di Surabaya. Lokasinya tidak di tepi sawah, tapi suasana khas Bali masih bisa kita dapatkan disini. Begitu masuk ke restoran berkonsep semi-outdoor ini, alunan musik tradisional Bali langsung memanjakan telinga pengunjung.


Angin sepoi-sepoi selalu menemani kita saat menyantap hidangan. Lukisan-lukisan khas Bali pun terpajang dengan cantik di dinding. Di sebelahnya, ada toko oleh-oleh khas Bali, Krisna, yang merupakan cabang dari Bali.

Bebek yang diolah disini adalah bebek yang sudah tidak produktif. Kandungan lemaknya sedikit. Bebek direbus dengan air dan campuran bumbu selama tiga jam agar lemak semakin berkurang dan bumbunya semakin meresap.

Menu andalan pertama adalah bebek goreng crispy. Setengah ekor bebek digoreng hingga kering, sampai dengan tekstur bagian luarnya sangat renyah. Namun, daging sangat empuk dan gurih. Disajikan dengan tiga jenis sambal, yaitu sambal matah, sambal goreng dan sambal ulek. Menu favorit lain adalah bebek panggang. Bebek yang sudah diolesi kecap dan bumbu, dipanggang hingga matang. Rasanya gurih, manis dan spicy.

Bebek khas Bali pun ada, yaitu bebek betutu. Daging bebek yang sudah dibumbui lantas dimasak dengan kuah betutu khas Bali. Rasanya spicy, recommended buat yang suka pedas. Kalau masih kurang pedas, tambahkan saja sambal matah dan sambal goreng yang sudah disediakan.

Alamat Bebek Tepi Sawah:
Jalan Darmokali 50, Surabaya
Jam Buka:
Senin-Minggu, 10:00-22:00 WIB

Bebek Lima Benua

Henry Adijaya, sebagai owner Bebek Lima Benua, membawa olahan bebek tradisional dari kaki lima ke pusat perbelanjaan modern. Olahan bebek itu juga mencerminkan masakan Indonesia yang berbumbu kuat, kaya rempah dan resep warisan nenek moyang, itulah yang mendasari Bpk. Henry untuk membawa menu ini ke dalam mall. Bebek yang diolah disuplai langsung dari Madura. Selain itu juga ditambahkan stok dari daerah lain misalnya Probolinggo, Kediri dan Mojokerto.


Selain bebek goreng, juga tersedia menu lain seperti bebek plencing. Yakni, setengah ekor bebek goreng yang crunchy dengan side dish plencing kangkung khas Lombok. Kangkung dimasak dengan irisan tomat dan kacang yang spicy, cocok sekali sebagai pendamping bebek goreng. Ada juga bebek krengsengan yang gurih dan manis. jika kurang puas, kita bisa menaburkan kriuk, yaitu campuran bumbu gurih berupa ketumbar dan jinten yang sudah digoreng. 

Bebek Lima Benua menawarkan berbagai pilihan sambal untuk dimakan bersama hidangan bebek. Ada sambal matah khas Bali, dabu-dabu iris khas Manado, sambal bajak, sampal pencit (mangga muda), dan sambal hijau.

Alamat Bebek Lima Benua:
Food Court Royal Plaza, Food Festival B7-B8, Hi-Tech Mall, Food Junction Tandes, dan Transtudio Rungkut (opening soon).
Jam Buka:
Menyesuaikan dengan jam operasional mall.

Bebek Pak Janggut

Ide untuk membuka depot bebek muncul ketika Ibu Yeni Hartadi sedang hamil dan ingin membeli bebek, akan tetapi antriannya panjang sekali. Akhirnya Ibu Yeni membuat resep sendiri dan setelah dicoba oleh beberapa orang, respon mereka positif. Bebek goreng pun dia masukkan ke dalam daftar menu ketika membuka bisnis kuliner Cwie Mie Malang.


Rupanya, bebek goreng menjadi menu yang sangat disukai oleh customer. Akhirnya, Ibu Yeni memutuskan untuk membuat restoran baru dengan menu utama bebek goreng. Berdirilah warung Bebek Pak Janggut. Kata Janggut merujuk pada suaminya, Bpk Erry Sinaga, yang memang memelihara janggut.

Pengunjung bebek goreng Pak Janggut, umumnya memilih bagian dada. Sebab, dagingnya banyak dan lemaknya paling sedikit. Bebek yang sudah direbus, lantas diungkep dengan bumbu racikan, lalu digoreng. Pengunjung juga bisa memesan menu ati ampela.

Untuk bumbu pelengkap saat menyantap bebek, ada dua pilihan. Pertama, bumbu halus. Bentuknya mirip sambal dengan sedikit kuah. Rasanya asin dan gurih. Kedua, bumbu tabur. Yaitu rempah-remah yang sudah dikeringkan, lantas digoreng untuk ditaburkan di atas nasi atau bebek goreng. Bagi yang suka pedas, bisa dicoba juga sambal khas Bebek Pak Janggut, yang merupakan perpaduan cabai rawit dan cabai hijau.

Alamat Bebek Pak Janggut:
PTC lantai UG E2-12, Citraland Fresh Market S-27, Food Festival SF 5 Nomor 2, Pasar Atom Food Court No 18, jalan Kusuma Bangsa No 32. Food Junction Nomor 21.
Jam Buka:
Menyesuaikan dengan jam operasional mall atau venue.
Surabaya adalah salah satu kota di Indonesia yang memiliki beragam makanan khas yang mendukung kekayaan kuliner Indonesia. Salah satunya yang terkenal lezat adalah nasi bebek. Masakan yang menyajikan nasi putih dengan daging bebek yang digoreng atau dimasak dengan bumbu spesial. 

Hampir di setiap penjuru kota ini tersebar banyak penjual nasi bebek, mulai dari kelas kaki lima, depot, mall, hingga restoran franchise. Tapi soal rasa, hanya ada tiga macam yaitu, enak, enak banget, sama enaaaaaak bangeeeettt! Ini dia daftarnya, yang bisa Anda coba kelezatannya sewaktu-waktu.

Bebek Purnama

Kalau Anda berkeliling Surabaya, anda akan dengan mudah menemukan pedagang nasi bebek kaki lima bertuliskan "Cabang Purnama". Padahal, Bebek Purnama yang asli hanya ada satu tempat dan tidak buka cabang. Lokasinya berada di jalan Dinoyo, dekat eks bioskop Purnama. Warung tersebut sudah ada sejak tahun 1990.


Menu andalannya adalah dengan racikan bumbu ala keluarga mendiang H Mardiah dan bebek kualitas pilihan. Bebek goreng disini memiliki tekstur empuk, kulit crispy sekaligus lumer di mulut, dengan rasa gurih yang khas. Supaya lebih lezat, tambahkan srundeng, yaitu yang merupakan parutan kelapa tua yang dicampur bumbu bebek dan digoreng hingga kering. Kalau kurang, pengunjung diperbolehkan nambah srundeng yang lezat ini. Sambal ulek Purnama juga cocok bagi lidah para penyuka pedas.

Alamat Bebek Purnama:
Jalan Dinoyo arah Pasar Keputran, dekat eks bioskop Purnama dan di seberang karaoke Diamond.

Jam Buka:
16:00 WIB-sampai habis.

Bebek Harissa

Bebek goreng Harissa adalah milik Bpk Wawan Sugianto. Pemilik memang gemar memasak dan meracik resep baru. Dia juga memiliki gerai Soto Wawan dan Tosoto. Pada oktober 2012 dia mendirikan Bebek Harisa yang berpusat di Jalan Ir. Soekarno, MERR, Rungkut. Restonya tampak sederhana dengan dinding bata ekspos yang menghasilkan kesan rumahan.


Stok bebek adalah suplai dari perternakan Bpk. Wawan sendiri. Bebek yang sudah dipotong lantas direbus selama empat jam untuk mengurangi lemaknya. Lalu, diungkep selama tiga jam dengan campuran bumbu.

Salah satu menu favorit di restoran ini adalah nasi talam. Terdiri atas bebek utuh berbumbu yang ditaburi irisan bawang merah, bawang putih, tomat muda, cabai rawit, cabai besar, kacang tanah dan teri medan. Porsinya cukup untuk 4 sampai 5 orang.

Rasa gurih, asin, asam dan spicy-nya memanjakan lidah pengunjung. Rempah-rempah yang digunakan untuk memperkaya vitamin, mineral dan menetralkan kolesterol, dengan tujuan tetap cukup untuk menjaga kesehatan. Begitu juga dengan minyak goreng yang digunakan, menggunakan olive oil.

Kita juga bisa memesan nasi bebek putri madura, yang merupakan porsi kecil dari nasi talam. Dinamakan bebek putri madura, karena dianggap sebagai menu yang cantik dan menarik layaknya seorang putri raja. Menu lain yang tersedia adalah bebek goreng sambel pencit, bebek sambel ijo, serta bebek rica-rica.

Alamat Bebek Harissa:
- Jl Ir. Soekarno Nomor 553, MERR, Rungkut (pusat)
- Jatim Expo/JX International, Convention Exhibition, Jl. Ahmad Yani No.99 Surabaya
- Bandara Juanda Terminal 1
- Food Court Galaxy Mall, Jl. Wali Kota Mustajab No. 47
- Gwalk, Taman Gapura Raya L6-L7, Citraland

Bebek Tepi Sawah

Pusat Bebek Tepi Sawah sebenarnya berada di Ubud, Bali. Konsepnya adalah restoran tradisional khas pedesaan Bali yang terletak di tepi sawah. Sejak Desember 2015, Bebek Tepi Sawah membuka frenchise di Surabaya. Lokasinya tidak di tepi sawah, tapi suasana khas Bali masih bisa kita dapatkan disini. Begitu masuk ke restoran berkonsep semi-outdoor ini, alunan musik tradisional Bali langsung memanjakan telinga pengunjung.


Angin sepoi-sepoi selalu menemani kita saat menyantap hidangan. Lukisan-lukisan khas Bali pun terpajang dengan cantik di dinding. Di sebelahnya, ada toko oleh-oleh khas Bali, Krisna, yang merupakan cabang dari Bali.

Bebek yang diolah disini adalah bebek yang sudah tidak produktif. Kandungan lemaknya sedikit. Bebek direbus dengan air dan campuran bumbu selama tiga jam agar lemak semakin berkurang dan bumbunya semakin meresap.

Menu andalan pertama adalah bebek goreng crispy. Setengah ekor bebek digoreng hingga kering, sampai dengan tekstur bagian luarnya sangat renyah. Namun, daging sangat empuk dan gurih. Disajikan dengan tiga jenis sambal, yaitu sambal matah, sambal goreng dan sambal ulek. Menu favorit lain adalah bebek panggang. Bebek yang sudah diolesi kecap dan bumbu, dipanggang hingga matang. Rasanya gurih, manis dan spicy.

Bebek khas Bali pun ada, yaitu bebek betutu. Daging bebek yang sudah dibumbui lantas dimasak dengan kuah betutu khas Bali. Rasanya spicy, recommended buat yang suka pedas. Kalau masih kurang pedas, tambahkan saja sambal matah dan sambal goreng yang sudah disediakan.

Alamat Bebek Tepi Sawah:
Jalan Darmokali 50, Surabaya
Jam Buka:
Senin-Minggu, 10:00-22:00 WIB

Bebek Lima Benua

Henry Adijaya, sebagai owner Bebek Lima Benua, membawa olahan bebek tradisional dari kaki lima ke pusat perbelanjaan modern. Olahan bebek itu juga mencerminkan masakan Indonesia yang berbumbu kuat, kaya rempah dan resep warisan nenek moyang, itulah yang mendasari Bpk. Henry untuk membawa menu ini ke dalam mall. Bebek yang diolah disuplai langsung dari Madura. Selain itu juga ditambahkan stok dari daerah lain misalnya Probolinggo, Kediri dan Mojokerto.


Selain bebek goreng, juga tersedia menu lain seperti bebek plencing. Yakni, setengah ekor bebek goreng yang crunchy dengan side dish plencing kangkung khas Lombok. Kangkung dimasak dengan irisan tomat dan kacang yang spicy, cocok sekali sebagai pendamping bebek goreng. Ada juga bebek krengsengan yang gurih dan manis. jika kurang puas, kita bisa menaburkan kriuk, yaitu campuran bumbu gurih berupa ketumbar dan jinten yang sudah digoreng. 

Bebek Lima Benua menawarkan berbagai pilihan sambal untuk dimakan bersama hidangan bebek. Ada sambal matah khas Bali, dabu-dabu iris khas Manado, sambal bajak, sampal pencit (mangga muda), dan sambal hijau.

Alamat Bebek Lima Benua:
Food Court Royal Plaza, Food Festival B7-B8, Hi-Tech Mall, Food Junction Tandes, dan Transtudio Rungkut (opening soon).
Jam Buka:
Menyesuaikan dengan jam operasional mall.

Bebek Pak Janggut

Ide untuk membuka depot bebek muncul ketika Ibu Yeni Hartadi sedang hamil dan ingin membeli bebek, akan tetapi antriannya panjang sekali. Akhirnya Ibu Yeni membuat resep sendiri dan setelah dicoba oleh beberapa orang, respon mereka positif. Bebek goreng pun dia masukkan ke dalam daftar menu ketika membuka bisnis kuliner Cwie Mie Malang.


Rupanya, bebek goreng menjadi menu yang sangat disukai oleh customer. Akhirnya, Ibu Yeni memutuskan untuk membuat restoran baru dengan menu utama bebek goreng. Berdirilah warung Bebek Pak Janggut. Kata Janggut merujuk pada suaminya, Bpk Erry Sinaga, yang memang memelihara janggut.

Pengunjung bebek goreng Pak Janggut, umumnya memilih bagian dada. Sebab, dagingnya banyak dan lemaknya paling sedikit. Bebek yang sudah direbus, lantas diungkep dengan bumbu racikan, lalu digoreng. Pengunjung juga bisa memesan menu ati ampela.

Untuk bumbu pelengkap saat menyantap bebek, ada dua pilihan. Pertama, bumbu halus. Bentuknya mirip sambal dengan sedikit kuah. Rasanya asin dan gurih. Kedua, bumbu tabur. Yaitu rempah-remah yang sudah dikeringkan, lantas digoreng untuk ditaburkan di atas nasi atau bebek goreng. Bagi yang suka pedas, bisa dicoba juga sambal khas Bebek Pak Janggut, yang merupakan perpaduan cabai rawit dan cabai hijau.

Alamat Bebek Pak Janggut:
PTC lantai UG E2-12, Citraland Fresh Market S-27, Food Festival SF 5 Nomor 2, Pasar Atom Food Court No 18, jalan Kusuma Bangsa No 32. Food Junction Nomor 21.
Jam Buka:
Menyesuaikan dengan jam operasional mall atau venue.
Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment

 
Top

Powered by themekiller.com