Smart baggage atau smart suitcase adalah tas atau koper multifungsi yang dihasilkan oleh kemajuan teknologi dan inovasi. Pada tas jenis ini biasanya terdapat baterai yang bisa digunakan oleh pemiliknya untuk beberapa keperluan, misalnya untuk men-charge handphone maupun untuk menggerakkan roda koper.


Sementara itu di dalam penerbangan terdapat ketentuan umum yang mengatur penggunaan koper dengan perangkat baterai didalamnya tersebut. Apalagi rata-rata smart bag menggunakan baterai lithium.

Pada umumnya, ketentuan penerbangan membagi dua macam smart bag. Yang pertama adalah smart bag dengan baterai yang bisa dilepaskan (removable) dan baterai yang tidak bisa dilepaskan (non removable).

Untuk kopor yang terpasang baterai bersifat permanen atau tidak bisa dilepaskan, rata-rata ketentuan penerbangan melarang penggunaannya untuk onboard ke pesawat. Baik itu sebagai bagasi check in maupun sebagai tas cabin.

Sedangkan untuk koper dengan baterai yang removable atau bisa dilepaskan, maka akan berlaku ketentuan batas maksimal daya baterai, yang umumnya diukur dalam satuan Wh (watt hours). Jika daya baterai memenuhi syarat, maka berlaku ketentuan sebagai berikut:

  • Jika koper tersebut akan digunakan sebagai bagasi check in, maka baterai harus dilepas dan baterai dibawa ke pesawat oleh penumpang sebagai spare lithium baterai.
  • Jika koper tersebut akan digunakan sebagai bagasi cabin, maka baterai tersebut boleh dilepas dan dibawa di tempat terpisah, ataupun diperkenankan tetap menempel di koper tetapi wajib dalam kondisi off. Maksud disini adalah total off, tidak boleh hybernate, sleep atau lainnya.


Semoga tips tersebut bisa membantu anda yang akan melakukan perjalanan udara, dengan menggunakan smart bag.

Smart baggage atau smart suitcase adalah tas atau koper multifungsi yang dihasilkan oleh kemajuan teknologi dan inovasi. Pada tas jenis ini biasanya terdapat baterai yang bisa digunakan oleh pemiliknya untuk beberapa keperluan, misalnya untuk men-charge handphone maupun untuk menggerakkan roda koper.


Sementara itu di dalam penerbangan terdapat ketentuan umum yang mengatur penggunaan koper dengan perangkat baterai didalamnya tersebut. Apalagi rata-rata smart bag menggunakan baterai lithium.

Pada umumnya, ketentuan penerbangan membagi dua macam smart bag. Yang pertama adalah smart bag dengan baterai yang bisa dilepaskan (removable) dan baterai yang tidak bisa dilepaskan (non removable).

Untuk kopor yang terpasang baterai bersifat permanen atau tidak bisa dilepaskan, rata-rata ketentuan penerbangan melarang penggunaannya untuk onboard ke pesawat. Baik itu sebagai bagasi check in maupun sebagai tas cabin.

Sedangkan untuk koper dengan baterai yang removable atau bisa dilepaskan, maka akan berlaku ketentuan batas maksimal daya baterai, yang umumnya diukur dalam satuan Wh (watt hours). Jika daya baterai memenuhi syarat, maka berlaku ketentuan sebagai berikut:

  • Jika koper tersebut akan digunakan sebagai bagasi check in, maka baterai harus dilepas dan baterai dibawa ke pesawat oleh penumpang sebagai spare lithium baterai.
  • Jika koper tersebut akan digunakan sebagai bagasi cabin, maka baterai tersebut boleh dilepas dan dibawa di tempat terpisah, ataupun diperkenankan tetap menempel di koper tetapi wajib dalam kondisi off. Maksud disini adalah total off, tidak boleh hybernate, sleep atau lainnya.


Semoga tips tersebut bisa membantu anda yang akan melakukan perjalanan udara, dengan menggunakan smart bag.

Post a Comment

 
Top

Powered by themekiller.com